Lewati ke konten utama
Indonesia

HUBUNGI 119 | Di Indonesia, Sebuah Aplikasi Datang untuk Menyelamatkan

Sebuah aplikasi sedang diuji coba di lima kota di Indonesia yang memungkinkan pasien stroke meminta bantuan dengan menyentuh sebuah tombol.
Tim Angels 21 September 2021

Aplikasi F.A.S.T Rescue adalah sebuah proyek Asosiasi Stroke Indonesia yang didukung oleh Angels Initiative. Aplikasi ini menyediakan daftar rumah sakit siap stroke beserta tips dan artikel mengenai stroke dan memperlihatkan kepada pengguna cara mengenai gejala stroke.

" "

Ririe Prameswari adalah seorang vlogger kecantikan berusia 30 tahun dan seorang ibu yang berasal dari Jakarta. Setelah menderita stroke ringan dua tahun lalu, Ririe mengubah gaya hidup dan pola makannya untuk mengelola kadar kolesterolnya serta mencegah serangan stroke kedua. Bulan September ini, ia mengajarkan kepada 200.000 pengikut akun Instagramnya mengenai gejala stroke dan mendorong mereka untuk mengunduh aplikasi baru yang dirancang untuk membantu penderita stroke mendapatkan perawatan yang dapat menyelamatkan jiwa mereka secara tepat waktu.

Aplikasi F.A.S.T Rescue adalah sebuah proyek Asosiasi Stroke Indonesia yang didukung oleh Angels Initiative. Aplikasi ini menyediakan daftar rumah sakit siap stroke beserta tips dan artikel mengenai stroke dan memperlihatkan kepada pengguna cara mengenai gejala stroke. Sebuah tombol panik diperkenalkan pada fase kedua, yang diluncurkan pada akhir Agustus. Jika stroke diduga menyerang, pengguna dapat menekan tombol panik dan dihubungkan ke petugas EMS yang akan memberi tahu ambulans terdekat dan menginstruksikan pengemudi untuk menuju ke lokasi pasien. Ambulans akan mengantarkan pasien ke rumah sakit terdekat yang siap menangani stroke dalam waktu sesingkat mungkin.

" "Stroke adalah pembunuh nomor satu bagi populasi Indonesia yang luas, namun kesadaran publik terhadap gejala stroke dan pentingnya akses cepat untuk mendapatkan perawatan masih terbilang rendah. Rasa takut untuk terinfeksi Covid-19 semakin membuat pasien stroke enggan mendapatkan perawatan di rumah sakit yang terlatih dan memiliki perlengkapan untuk menangani stroke akut.

Memastikan bahwa pasien stroke masuk ke rumah sakit yang tepat pada waktu yang tepat merupakan tantangan besar. Dengan aplikasi F.A.S.T Rescue, Asosiasi Stroke Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mengandalkan teknologi untuk membantu menghasilkan terobosan serta dukungan influencer media sosial untuk mengampanyekannya. 

" "Dian Ayu Lestari adalah pembawa acara berita yang populer dan mantan kontestan Miss Indonesia. Tetapi ketika ia berbicara kepada 1,6 juta pengikut Instagram-nya bulan ini, terdapat pengalaman pribadi dalam pesan yang ia sampaikan. Ayah Dian mengalami cacat setelah terserang stroke pada awal tahun ini, dan ia terlibat dalam merawat sang ayah. Begitu sedih hatinya karena sang ayah tidak lagi dapat berbicara atau bercanda dengan cucunya, ia menceritakan kepada pengikut Instagram-nya pada bulan Mei.

" "Bersama dengan bintang media Ririe dan Dian, dua orang dokter juga setuju untuk membagikan kampanye kesadaran stroke kepada pengikut mereka, ujar ketua tim Angels untuk Indonesia, Rika Hutagalung. Kedua dokter tersebut adalah Dr. Nicho Saputra Nugraha dari Rumah Sakit Siloam Sriwijaya di Kota Palembang yang secara rutin membagikan konten terkait kesehatan di media sosial, serta Dr. Farhan Zubedi yang video edukasinya mengenai kesehatan dan penampilannya, telah menarik lebih dari setengah juta pengguna layanan jejaring sosial berbagi video, TikTok.

Dalam video berdurasi satu menit yang dibuat dengan tujuan, mereka akan membagikan informasi tentang penyebab stroke dan gejalanya serta memperkenalkan aplikasi F.A.S.T Rescue ke pengikut mereka.

" "Setiap generasi dapat membantu mengampanyekan kesadaran akan stroke, ucap Rika yang berharap bahwa pengguna media sosial akan membagikan informasi yang dapat menyelamatkan jiwa kepada kerabat mereka yang berusia lebih tua.

Fase dua dari aplikasi F.A.S.T Rescue tengah diimplementasikan sebagai proyek percontohan di lima kota besar tempat pelatihan EMS diselenggarakan pada bulan Juni, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Palembang, dan Medan. Dari sana, aplikasi itu akan dikembangkan ke kota-kota lain yang menyediakan layanan EMS yang dikelola dengan baik.

“Saya berharap pada akhirnya aplikasi ini menjangkau semua provinsi di Indonesia dengan tombol paniknya untuk menyelamatkan jiwa,” tutur Rika.

 

 

Lebih banyak cerita seperti ini

Afrika Selatan

Berlian Terburu-buru

Menginginkan hasil yang lebih baik bagi pasien stroke adalah hal yang memotivasi tim di ER24 Durban untuk bermitra dengan Angels. Namun, proses ini juga telah membuka pintu, memungkinkan pertumbuhan hubungan, dan memberikan penghargaan kepada tim yang bangga ini dengan penghargaan berlian yang memang pantas diterima.
Hungaria

Dunia Sempurna Ferenc Molnár

Ferenc Molnár, paramedis dan peneliti Hongaria, mengikuti jalan yang tidak ada untuk mengejar masa depan yang ia yakini. Sekarang perfeksionis ini telah memenuhi janjinya untuk mengukur dampak kolaborasi Angels terhadap kinerja pra-rumah sakit, dengan analisis lebih dari 80.000 kasus.
Peru

Lebih dari Kebakaran

Di Peru, petugas pemadam kebakaran sukarela, yang sangat berkomitmen untuk menyelamatkan jiwa dan melindungi masyarakat, memimpin perubahan dalam perawatan stroke. konsultan Angels Miriam Saturno berbagi kisah di balik inisiatif yang menginspirasi dan transformatif ini.
Bergabunglah dengan komunitas Angels
Powered by Translations.com GlobalLink Web Software